Penata Aksara

Senin, 26 Desember 2011

Suratan Tuhan

senandung kerinduan kau kumandangkan di bulan ramadhan..

akankah keikhlasan perpisahan hanya kiasan lisan dalam buaian goresan harapan..

bukankah serpihan perasaan telah kau laraskan dengan dekapan kafan kehampaan dan kerinduan kau sandarkan di pelabuhan nisan kesunyian..

biarkan pilihan menjadi lukisan suratan Tuhan tuk menentukan haluan perjalanan kehidupan menuju kebahagiaan..

ketafakuran kerinduan kian menyadarkan pikiran..

tiada kehancuran perasaan insan jikalau keikhlasan Suratan Tangan Tuhan tertelan dengan senyuman kejujuran..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<03 Agustus 2011>

Izinkan Cintaku


pabila ku bisa sewa pena para pujangga..

kan ku puja kau di perana luka lama bersama tinta bertahta mahkota cinta..

ku terkesima auramu nan merona selaksa raga tanpa sukma terlena rupamu nan kemayu..

ku bukanlah raja penguasa singgasana berhiaskan permata..

ku jua bukanlah dewa pemuja angkasa beralaskan mega..

aku hanyalah manusia biasa ciptaan-Nya nan tak sempurna..

ku cuma punya rasa cinta karunia-Nya nan sederhana..

duhai juwita hatiku bukalah rasamu rinduku bercumbu di kalbumu nan membatu..

izinkan cintaku mengaliri di tiap nadimu kendatiku berpacu dengan waktu tak menentu tuk memilikimu..


~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<06 Agustus 2011>

Senin, 12 Desember 2011

Bibit Rasa

seonggok tanah hatiku nan telah kering kini telah tertanam satu bibit rasaku padamu..

Akankah kan kau sirami dan pupuk bibit rasaku hingga tumbuh dan berbunga indah kembali..

Ataukah bibit rasakku hanya berharap pada hujan nan membasahi sekujur tanah hatiku..

Entahlah..
Biarkan rasa ini tumbuh seiring bergulirnya waktu..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<8 Agustus 2011>

Tersemat Hasrat

bukan ku tak ingin merawat nan telah ku semat..

Namun ku takut terjerat rasa nan berkarat..

Bukan pula ku biarkan sirat tuk terlewat..

tetapi ku tak ingin kawat nan telah ku ikat
hanya tuk sesaat..

kau tau rasa ini kian melekat hingga ku tak kuat tuk melaknat hasrat..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<9 Agustus 2011>

Bintang Hati

Selayang pandang ku memandang pada benderang gemintang di julang remang-remang..

ku coba memetik satu bintang di balik selimut mega hitam..

setitik terang dia datang menjelma berupa cahaya cinta dalam jiwa..

kerlipmu berpendar biar pudar kau tegar berpijar dalam lembar-lembar hambar tak tergambar..

duhai bintang malam kau topang suram silamku nan melebam di alam temaram..

adakah secercah asa maya tuk ku bawa kau ke buana realita cinta..

wahai bintang hati bersandanglah di sisi hatiku nan sepi usalah kau sangsi biasi nuraniku nan telah mati kendati
tak pasti kau ku miliki..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<9 Agustus 2011>

Celoteh Hati

mengurai derai dalam kebisuan untaian kepiluan kau laraskan..

kelumu ciptakan bom waktu di atas congkaknya asamu..

Laksana buih kau memecah diri..

Selaksa perih mencerca hati..

bungkamku terbenam kalam hitam nan kau sulam dalam diam..

celoteh hati tiada kau pahami bernarasi ku bernyanyi dalam sunyi..

intonasi puisi ku beri tuk memotivasi dirimu nan menepi sendiri..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<10 Agustus 2011>

17 Agustus 1945

ku persembahkan penghormatan dengan kerendahan tatapan untukmu wahai para pahlawan..

Telah kau korbankan jiwa dan ragamu demi kemerdekaan..

Kau pertahankan Lahan kehidupan Permberian Tuhan dari ketamakan tangan penjajahan..

kau ikhlaskan jiwa dan ragamu dengan tiap tetesan darahmu di ujung letusan senapan..

Terima kasih kami wahai para pahlawanku..

hai SANG SAKA MERAH PUTIH BERKIBARLAH..!!

Duhai anak bangsa putihkan Hatimu..
Merahkan Jiwamu..

Semarakan kemerdekaan bumi pertiwi ini dengan Penghormatan kemuliaan tuk para pahlawan..

Sekali Merdeka tetap MEEERDEEEKAAA..!!

Hut Dirgahayu ke 66..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

17-agustus-2011

Ujian Kehidupan

gelombang pasang menerjang di lubang karang..

gamang menopang gersang di ladang gemilang..

cobaan kesabaran di
bulan ramadhan
meramban dedaunan di pelataran keimanan..

Owh Tuhan tiada kau berikan Ujian dengan kesia-siaan..

aku hanyalah insan tak berhaluan dan tiada kekuasaan tuk menjalankan kehidupan nan kau gariskan..

aku rentan tanpa keyakinan kekuatan tangan-Mu Tuhan..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<18 Agustus 2011>

Pelabuhan Penantian

Sajian perasaan kau hidangkan dalam alunan buaian kerinduan dan acuan kehidupan perlahan kian
melambaikan angan..

kaulah insan ciptaan Tuhan nan membangkitkan aku dari keterpurukan harapan..

akankah butiran
ketulusan ungkapan kau
bingkiskan dengan sebuah kenyataan ataukah kiasan lisan dalam lapisan bualan..

ku biarkan suratan tangan Tuhan tuk menentukan jalinan nan ku sandarkan di pelabuhan Penantian..

~Suara<(D_D)>Hati~

By Danald Duckers

<19 Agustus 2011>

Terperangkap Cintamu

Derap merayap harap kerap terlalap gemerlap silap nan tersingkap
dalam gelap..

terjerembap harap di lembap tatap nan meresap asap di tiap ratap..

acap ku ungkap endap gejolak rasaku tak pelak
kau tangkap dengan sigap tak terelak..

sungguh ku terperangkap
cintamu nan mendekap segenap Hati dan Jiwaku..

takpun ku siap tuk berharap pada gelap tatap..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<22 Agustus 2011>

Puspita Hati

ingin ku berlari mengejar mimpi nan pasti tak peduli kendati kaki ini tersakiti duri-duri nan ku pijaki..

setinggi janji diri ini ku mencari pengisi hari-hari nan sepi kini ku temui kau pelangi hati..

semi melati hiasi nuraniku nan berseri dan hariku di biasi mentari pagi ini..

owh puspita hati mari menari iringi ku bernyanyi demi janji suci berterali sejati..

usahlah kau akhiri dan ingkari hati nan murni tuk mencintai hingga mati menghampiri diri..

kaulah insani puspita hati anugerah indah Illahi kau telah singgahi hatiku nan sunyi..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<28 Agustus 2011>

Salah dan Dosa

Sewarsa sudah kita melangkah apakah sumpah menyembah Allah tiada noktah salah tuk membantah titah-Nya..

kita adalah manusia lemah nan senantiasa lengah terjamah noda salah dan dosa kepada Maha Pencipta dan Hamba hamba-Nya..

adakah dusta dan fitnah menerpa kecewa di jiwa mereka ketika amanah terbantah tuk mencurah serapah pada praduga..

Apakah lidah merambah kata bernada nista di hati sesama kala canda dan tawa berirama luka di deritanya..

usia kita kian senja takan kembali muda dan masa sudah bersayonara takan tiba pula tuk menata salah dan dosa bila raga tiada bersukma..

fitrah telah singgah tuk merubah segala amarah salah dan noda dosa di bawah anugerah pemurah-Nya nan melimpah ruah..

Marilah kita bersama-sama berserah dan mengalah tuk memapah barokah-Nya tiada pongah berkilah menyanggah salah dan dosa..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<29-08-2011>

Nelangsa

Tiada suka ria meraya jiwa, merana menimpa raga..

tak jua gema canda tawa menerpa lara..

laksana ceria sirna di mangsa senja..

derita meraja di dada selaksa gulana menyiksa daksa..

nelangsa ku rasa terbawa suasana..

kemana warna dunia tuk ku tata bahagia..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<2 September 2011>

Niat Hasrat

kesemat niat di pekat kilat nan mencuat tuk mengikat erat hasrat..

besifat tabiat ibarat gamat isyarat pemikat kasat kau tak terlihat..

andaiku dapat membuat wasiat sebelum tersirat wafat menjerat..

kugurat nasehat usah kau berniat khianat bila tak ingin kualat terlaknat
syahwat..

kupanjat hajat pada ZAT Penggugat jagat tiada hasrat merambat karat
hingga hayat sekarat..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<3 September 2011>

Bunga Hati

Dengarlah bisikan hatiku nan murni bernyanyi di tepi sunyi..

cinta nan ku timbun tersaji di rumpun hati bukanlah laksana embun di daun keladi..

kaulah bunga hati bersemi nan bermekaran di pelataran taman sari..

kan ku sirami di biasi mentari pagi adakah janji suci terpatri kau beri tiada duri melukai hati..

kini ku sadari tak terpungkiri lagi kaulah arti diri ini nan telah mati terdiskriminasi janji belati..

kaulah cinta insani sejati tuk ku meniti hakiki Illahi nan abadi..

Duhai "Bunga Hati" usahlah kau pergi dan berlari tak peduli tetaplah bersemi di sisi hati tiada henti tuk mencintai..


~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<04-09-2011>

Jumat, 09 Desember 2011

Makhluk Penakluk

Mengkulum senyummu nan menguntum harum membuat tergiur lekumku melegum laksana ku meminum air nyiur nan telah ranum..

sungguh netraku takluk terbasuh sejuk liuk lekuk tubuhmu nan membujuk tunduk tengkukku dan merasuk menusuk kelubuk rusuk..

ku tak mampu menujum kalbumu tuk dapat merangkum senyummu nan menguntum..

bilahkah ku reguk pucuk cintamu walau hanya sepunguk ku pupuk rasaku nan telah lapuk..

kaulah mahkluk penakluk nan menepuk lubuk rusukku..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<10 Desember 2011>

Rabu, 07 Desember 2011

Kematianmu untuk Kelahiramu di Hati & Jiwa Kami

Ayah..sembilan bulan telah berlalu kau tinggalkan kami anak-anakmu menuju ke istana abadimu..

tak terasa waktu begitu cepat melaju melesat bak peluru..

ayah..hari ini adalah hari kelahiranmu di mana waktu itu kau terlahir untuk menjadi seorang suami sekaligus ayah dari anak-anakmu..

andaikan waktu dapat kembali ke masa lalu di mana waktu itu kau selalu ada untuk tempatku mengadu dan menimba ilmu padamu takan ku sia-siakan waktu tuk berbakti padamu..

namun itu semua telah berlalu tak ada yang mampu untuk memutar waktu..

Ayah..aku rindu petuahmu..
aku rindu larangmu..
aku rindu amarahmu..
aku rindu canda tawamu..
aku rindu cerita riwayat masa remajamu dahulu..
aku rindu segalanya saat-saat bersamamu ayah..

namun ku tau waktu bukanlah pelabuhan rindu yang mampu sewaktu-waktu dapat bertemu..

kini semuanya hanyalah anganku yang kau simpan di balik kafanmu tuk menuai rinduku yang kau tanam di bawah batu nisanmu..

bukan kepergianmu yang kami sesali dan bukan pula kehilanganmu yang kami tangisi namun balas budi yang belum mampu kami lunasi atas abdimu selama ini kepada kami..

ayah..maafkan anak-anakmu yang belum sempat berbakti menjadi kebanggaan tuk membahagiakanmu..

ampuni kami atas segala kekhilafan yang telah kami perbuat padamu semasa kau masih ada di sisi kami..

tiada kata-kata indah yang dapat kami cipta dan takpun satu bingkisan istimewah yang bisa kami hibahkan kepadamu selain hanyalah melafaskan Do'a sepanjang waktu kepada yang Maha Kuasa guna memohon surga untukmu..

selamat hari lahirmu ayah meski ku sadari kau telah tiada di dunia ini namamu kan selalu ada pada Hati & Jiwa kami dan kasih sayangmu akan selalu terasa dalam tiap hembusan nafas kami..

terima kasih ayah kau telah menjaga kami hingga dewasa dan atas segala jasa yang telah kami terima..

Semoga kau senantiasa bahagia dalam singgasana surga Sang Maha Pencipta..

By : Danald Duckers

<22-04-2011>

Rinduku Ingin Bertemu Denganmu

Dahulu keluhku kau basuh dengan peluhmu saat ku butuh sandaran tubuhmu tuk ku bertumpu..

waktu itu perhatianmu ku dapatkan ketika kecemasan melemahkan beban pikiran dalam dekapan kehangatan..

namun waktu itu berlalu melaju bak peluru kini ku rentan dan lamban berjalan tuk menahan godaan iman dan cobaan kehidupan tanpa kau berikan jembatan peringatan dan arahan haluan tuk mendapatkan kebahagiaan masa depan seperti nan kau harapkan..

Bukan ku tak berpendirian tuk mengemban kehidupan nan akan ku jalankan sendirian, namun ku masih membutuhkan ketauladanan dalam pedoman asuhan tangan nan kau ulaskan dengan ketegasan..

Ayah.. setahun sudah kau menghadap kepangkuan Tuhan dan tinggalkan aku dalam kesepian di tengah keramaian..

Ayah.. Ramadhan di hadapan getaran kerinduan kian melambaikan ingatan akan pangan nan kau sajikan..

kapan lagi ku dapat merasakan masakan buah tangan nan pernah kau hidangkan di bulan ramadhan..

Sungguh ku banggakan kepandaianmu membuat masakan tak kalah dengan perempuan..

Ayah..lebaran kan datang ku kembali terkenang lembaran kasih sayang nan kau usungkan dalam belaian ampunan..

kau maafkan kekhilafan perkataan dan perbuatanku nan menyakitkan perasaanmu dengan deraian tangisan ketulusan penyesalanku kau berikan senyuman..

kini hanyalah titisan berkafan lukisan dan pelabuhan bernisan kerinduan ku padukan dalam ketafakuran..

maafkan bilaku selalu merindukan bukan ku tak ikhlaskan dan sesalkan ketetapan Tuhan tuk memisahkan kita karena kematian adalah kepastian dalam kehidupan namun aku hanya meluapkan ungkapan perasaan nan ku rasakan..

Ayah..ku sisipkan bingkisan Do'a dalam kerinduan kepada Tuhan dengan sekepal bekal harapanku tuk kebahagiaanmu nan kekal hingga kau tunggu ajalku tuk bertemu denganmu di ujung usiaku..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<15-07-2011>

Bintang Malam

Anggunmu berkerudung rumpun daun nilam..

tertegunku di penghujung alun-alun malam..

lantas melintas seberkas bias di ruas batas..

ku sisip sekerlip nasib pada satu Bintang nan benderang di rembang gamang..

adakah kau datang menjulang bayang tiada menghilang di jelang siang..

ataukah kau hengkang kebelakang di bentang rintang karang menghadang..

kaulah Bintang malam berkerudung awan hitam dalam buaian harapanku nan kelam..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<9 September 2011>

Menggali Mimpi

tinta hati ini menari bukanlah tuk mencari sensasi dan di puji..

suara hatiku bernyanyi hanyalah berdikari dalam berpuisi..

amati mentari pagi ini tiada sangsi menyinari bumi..

mari menari dan bernyanyi mewarnai hari dengan berseri..

usah tangisi nan telah terjadi kala uji mencambuki diri..

jangan henti langkah kaki kendati duri-duri munusuki nan kau pijaki..

janji Illahi tiada terpungkiri kan kau miliki mimpi-mimpi nan kau gali..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<11 September 2011>

Menggali Mimpi

tinta hati ini menari bukanlah tuk mencari sensasi dan di puji..

suara hatiku bernyanyi hanyalah berdikari dalam berpuisi..

amati mentari pagi ini tiada sangsi menyinari bumi..

mari menari dan bernyanyi mewarnai hari dengan berseri..

usah tangisi nan telah terjadi kala uji mencambuki diri..

jangan henti langkah kaki kendati duri-duri munusuki nan kau pijaki..

janji Illahi tiada terpungkiri kan kau miliki mimpi-mimpi nan kau gali..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<11 September 2011>

Biduk Cinta

melunta cinta nan kau cipta menista jiwa di landa kecewa..

terpenggal asa membinasa rasa di dada tiada tersisa..

andai kau bisa raba siksa nan mendera raga..

kala cahaya senja merona rupa sirna beserta cinta nan fana..

sudahlah usah kau menggugah rasa nan pernah singgah di tengah megah gairah tak terjamah..

kaulah biduk cinta karam nan menjeram silam..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<11 September 2011>

Perempuan Idaman

Paras nan elok kau simpai gerai mayangmu dengan secarik kerudung biru mengidas onggok hatiku nan termangu menderu rindu..

semampaimu menjuntai rumbai berhelai membalut tubuhmu sungguh anggun laksana serumpun daun berembun menimbun jiwaku nan tertegun di alun-alun berunggun..

Andaikan Hatimu kau selaraskan dengan hiasan iman dan ketulusan kau bagai insan berpedoman nan melukiskan
kesucian..

kaulah perempuan idaman dengan
kesempurnaan ciptaan Tuhan..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<12 September 2011>

Bijak

mengapa tiada bijak tuk berpijak kala terabai kau urai derai menjadi berai..

apakah bila tiada sekejap dekap kerap kau anggap ratap tak bertatap..

usahlah kau tengadah pada lelah takpun menekuk rajuk cobalah tertunduk tuk merujuk lekuk..

kenapa kau mencuat sekat jabat di pekat penat nan melekat..

bukankah senja tiada mengiba kala rona cahayanya sirna sementara hingga esok tiba menyapa jiwa..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<14 September 2011>

Bintang Hati

Gugusan Bintang berpulang tak juapun rentang kau datang menjelang petang..

kala tenang menggoyang gamang tiada menopang bimbang di timang bayang..

Kau yang ku sayang bukanlah selayang pandang tuk menghilang di lekang siang..

Duhai Bintang Malam Kerlipmu takpun riang terbenam di ruang kelam tak menjulang tentram..

Kaulah Bintang Hati Pengisi hari-hariku nan sunyi sepi sendiri..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<17 September 2011>

Tabah

Tuhan tiap jengkal tapak nan ku pijak Kau pancang tapal hinggaku tersengal takpun bekal akal tuk ku sangkal..

adakah sebilah galah memapah lelah langkah
tuk ku menjamah anugerah..

Tuhan aku hanyalah khalifah lemah tiada daya upaya tanpa arah..

ku berserah dan pasrah jikala inilah titah takpun ku sanggah hingga tersirah tanah basah ku tetap tabah..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<19 September 2011>

Telaga Cinta

Kau laksana hembus bayu menembus kalbu tuk membasuh peluh keluhku nan menempuh gemuruh rindu..

Kaulah telaga cinta ketika dahaga rasa hampa tiada melega rongga dada..

Kala senja suryanya sirna di terpa mega gulita kau cipta cahaya di cakrawala walau hanya sehasta..

Adakah kau tulus menggugus hatiku nan tandus takpun memupus pucuk-pucuk pinus dengan duri-duri kaktus..

Akankah jua kau setia senantiasa merona menjadi pelita di jiwa hingga raga tak bersukma di akhir masa..

Usahlah kau terka kata-kata dengan duga coba rabalah rasa berserta cinta nan telah terbina..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<22 September 2011>

Cinta Maya Berbunga Nyata

Ku mengenalmu di batas samudra walau raga tak terjamah netra rasa itu ada tanpa meraba..

entah mengapa khayalku seketika mengembara kala di hempas senja kau tiba membuka asa..

cintamu memejam netra tiada logikaku tuk bicara terbungkam realita bila rasa bersemayam di dalam dada..

Duhai Puspita nun Jauh di sana kau menjelma di udara berupa suara aksara cinta..

biarkan pelita cinta kita menyala tanpa bara maya sirna hingga surya nyata menyapa jiwa..

percayalah Cinta Maya setia kan berbunga nyata pada waktunya..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<24 September 2011>

Ridho Illahi ⒉

kembali ku terjejali kopi pagi yg menginspirasi tuk ku lalui hari ini dengan berpuisi..

Ya Illahi Ridhoi aku jikalau tuk membeli mimpi dengan berdikari nan mungkin berarti tuk ku mengais rizki..

peringati suara hati ini bernyanyi bila tuk ingkari dalam mensyukuri nan ku miliki..

meski sebiji padi kau beri takan ku kufuri dalam tiap denyut nadi ini..

Ya Robbi..iringi langkah kaki tuk ku arungi hari tiada henti ku mencari rizki nan kau ridhoi..

~Suara<(D_D)>Hati

By : Danald Duckers

<26 September 2011>

Gejolak Benak

Semilir getir terukir di butir-butir pasir ku biar terusir air mengalir di pesisir..

gejolak benak tak pelak tampak mengoyak gerak jejak nan ku pijak..

biarlah isak sesak beranjak di riak ombak tuk menyibak benak nan berarak..

bijak merebak di sebak berkerak tersedak akhlak tak berpihak..

takpun derap silapku siap melalap kalap tuk kerap mendekap harap di lembap tatap..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<27 September 2011>

Laraku

Ketika rona rupaku tiada warna ada selaksa derita menerpa jiwa..

Tatkala canda dan tawaku tak bernuansa ceria sejuta tanya melanda problema..

Dan bila irama nada bicaraku takpun bergema di aula telinga tercipta lara dalam dada..

rasa nan ku tera bukanlah rekayasa drama prahara..

ku hanya pinta kau peka tuk menerima suasana lara nan ku derita..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<28 September 2011>

Rindu Di Pesisir Biru

sembilu bayu mendayu kalbumu tatkala kau termangu di batu rindu itu..

tiada rona rupamu hampa menerpa jiwa di batas senja kau melara..

Tatap harapmu terendap di lelap gelap tak beratap kau meratap..

Kau tertegun di rumpun daun berembun kelabu tuk menimbun rindu tabu tak berpadu..

getir menderu rindu desir pilu mencibir haru di Pesisir Biru kau menunggu waktu tak menentu..

rindumu tersapu bayu lalu di Pesisir Biru kau terpaku berpangku batu..

Untukmu Berkerudung Biru usah kau merundung murung tak berujung kan kau rampung tuk kunjung temu di pintu waktu..

~Suara<(D_D)>Hati~

By Danald Duckers

<30 September 2011>

Ketegaran Pendirian

menimang rasa dalam kebisuan angan nan ku sandarkan di pelataran awan..

bukan ucapan lisan dan luahan perasaan nan ku inginkan namun pengertian dan perhatian tindakan ku harapkan..

apakah keluhan selalu menggambarkan kelemahan badan ketika rentan menahan beban cobaan..

bukankah kekuatan kehidupan jua di
butuhkan peraduan insan selain tangan Tuhan..

kini ketegaran pendirian kan ku pertahankan dengan keyakinan walau jalan kian tertelan haluan tuk mendapatkan kebahagiaan..

~Suara<(D_D)>Hati

<2 Oktober 2011>

Sengketa Cinta

tersibak tirai hati di titian mati lantas merebak terberai belati..

emosi tinggi kerap menyakiti diri takpun gejolak benak terkendali menyemati duri..

tidakah tersadari bila uji bukan tuk melucuti tali hati..

usah kau larungi uji Illahi di tepi benci nan keji sisipi motivasi tuk tetap berdiri arungi hidup ini..

yakini cemeti hati kan terhenti bila tak kau turuti emosi diri..

teduhkan hatiku dengan sungging simpul
senyummu kendati legum tak ranum menguntum..

walau binar kerlingmu berpendar hambar takan ku biar memudar di lembar gusar..

Luluhkan jiwaku bila angkaraku hanya menoreh luka dan tak bisa menata bahagia di tengah prahara..

meski tercipta kecewa di antara kita ku pinta tiada luruh cinta dalam sengketa..

gemuruhkan rinduku di saku kalbumu lumpuhkan seteru nan membatu di kalbumu..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<4 Oktober 2011>

Cinta Sejati Merpati

kau bertandang di ranting hatiku nan kering..

adakah rindumu merimbun daun meski laun kau menyusun..

ku tak ingin kau laksana rajawali di tebing tinggi pergi tak kembali..

Takpun jua bagai elang kau melanglang di awang-awang dan menghilang..

ku ingin cintamu seperti
merpati nan tak pernah ingkar janji..

kini ku sangkar ikrar nan telah melingkar di tiap jalar akar..

kendati sukar pilar-pilar akar tuk kekar ku tetap sabar bersandar tegar..

kini ranting hati kering ini menanti berganti semi di cinta sejati merpati..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<8 Oktober 2011>

Terpicu Seteru

luruhku membisu dalam gemuruh kalbu nan tertabuh acuh kala itu tuduh mengacu padaku..

takpun inginku melerai dengan seuntai kata tanya nan tercipta kecewa di jiwa..

salahkah bila ku sanggah tuk mencegah pecah belah dan buncah amarah nan mewadah dalam rongga dada..

Entahlah..
Sungguh aku terpicu peluru seteru nan menderu kalbu..

kini ku takan wicara dalam aksara dan kelam netra tuk ku baca kata bernada syarah dalam maya..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<11 Oktober 2011>

Meniti Mimpi

Meracau Hati di tepi mimpi nan terpenggal aral terjal tiada bekal tuk memintal akal..

meski dini tak bermentari takpun ku henti telusuri hari tuk mencari rizki Illahi..

Ku yakini mimpi bukanlah properti fiksi bila tak menggali dan di sertai ambisi diri..

tak inginku tersisih dari silih hari nan tak berfungsi laksana buih menepi tuk memecah diri..

Ya Robbi Ridhoi Mimpi nan ku titi dan ku nanti hingga kini takpun ku temui..

bukanku tak mensyukuri apa nan ku miliki dan kau beri..

ku hanya ingini mimpi ini menjadi realiti tuk ku bisa mandiri..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<14 Oktober 2011>

Surya Senja

Mungkin rindumu tak berpita jingga hingga mega tak merona menyapa jiwa..

adakah sejuta makna tercipta bahagia kala senja tiada warna bercahaya..

usah kau rundung murung nan kau bumbung dalam selubung kidung..

akankah kabung bersabung cenderung di lumbung gandrung..

Sudahlah usah kau resah dan gelisah memapah cerah pada cercah gundah nan singgah..

apakah curah masalah tumpah tersirah di tanah basah atau sumpah serapah menjamah ramah..

Entahlah..
Cobalah reda amarah di fitrah titah-Nya nan berwajah surya senja..

Salam Senja semuanya..

Semoga senantiasa bersahaja dalam rona jingga tiada derita kecewa menerpa jiwa..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<14 Oktober 2011>

Kesetiaan Cinta

Beraneka kata puja cinta membuai rasa kala parau manja melena jiwa hingga logika tak bisa bicara..

selaksa raga tak bersukma ketika asa sirna termangsa dusta rekayasa cinta hampa..

ku coba terjaga pada mega di angkasa dan jua muara di samudra..

sebaris kata tanya tuk ku percaya seberapa luas cinta nan kau punya tuk terima aku apa adanya..

kemanakah kau hembuskan ketulusan tuk kau lukiskan kesejatian perasaan..

ku tak ingin ucapan kesetiaan kau bingkiskan dengan kiasan bualan dalam lisan..

ku ingin ketulusamu bagai mentari tiada henti menyinari bumi meski hari silih berganti walau rinai hujan membasahi diri ia tetap hadirkan pelangi hati..

setia bukanlah pada utamanya cinta terbina namun suka dukanya cinta seirama bisa kau terima dan kau jaga hingga akhir masa..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<15 Oktober 2011>

Arti Seni

Kembali penaku berdansa seirama seriosa bernuansa makna darma cinta..

ku coba cipta karya drama prahara beraneka problema nan melanda jiwa berserta bahasa sederhana guna di cerna..

kendati tinta hati ini menari tak setinggi bestari takpun ku henti menyaji isi hati meski tak di mengerti..

dari diri nan telah pergi ku menggali inspirasi tuk membeli mimpi-mimpi berilustrasi..

mencari jatidiri nan terdiskriminasi janji-janji berjeruji tuk di kaji melalui puisi..

puisi ini tak berdurasi musisi hanya berintonasi dalam hati tuk bernarasi fiksi dan deskripsi reality menjadi arti seni..

By : Danald Duckers

~Suara<(D_D)>Hati~

<17 Oktober 2011>

Perahuku

langkahku kian layuh tak berkukuh tuk mengayuh keluhku nan lusuh..

Luluhku menempuh gemuruh guruh nan mericuh teguh perahuku..

ku basuh peluh lusuh di tabuh subuh tuk bersimpuh pada-Mu..

Sungguh perahuku tak mampu melaju tuk menempuh gemuruh guruh bila Kau acuh padaku..

Takpun bayu membantu mengayuh keluh perahuku tuk bertumpu..

hanya kepada-Mu ku berteduh agar tak luruh ku menempuh gemuruh guruh nan merapuh teguh perahuku..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<20 Oktober 2011>

Pucuk Tak Berulam

Bilakah tiba cinta nan setia kau teteskan embun di pucuk buliran daun tak berimbun tuk menghimpun serumpun kebun..

Seperti janji mentari pagi kala ku terjaga dari mimpi tak bertepi membiasi nuraniku nan tak berseri menjadi bersemi..

Adakah cinta tulus kau menggugus pinus-pinus nan terhunus tandus tak memupus dengus hembus siklus..

Laksana air mengalir kehilir tiada menyingkir di pesisir meski gulir tabir mengukir hingga akhir takdir..

Duhai Najam malam Tanamkan kalam di cekam kelam usah kau merajuk muram rujuklah aku dalam tentram..

Akulah Pucuk tak Berulam bak pungguk merindukan rembulan dalam buaian ketulusan harapan tuk haluan kesetiaan penantian..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<1 November 2011>

Dilema Dua Sisi

temali hati nan meliliti di sendi nadi ini kian menguliti diri bak belati menari di hulu hati..

aku mencintai tetapi diri memungkiri..

aku menyayangi janji hati mengingkari..

kendati ku yakini cinta nan kau semati tiada duri namun dua sisi ini terjilati api rotasi kondisi diri..

Andai kau mengerti mesteri dilema dua sisi ini melucuti obsesi mimpi nan ku geluti bak cemeti hati..

Ku ingini kau takan pergi bila ku layuh tak mampu berlari, tiadapun kau tak perduli jika ku tak teguh tuk berdiri..

ku kerah langkah kaki tanpa sangsi tuk menjajaki isi hati..

biarlah cercah mentari menjadi saksi misteri dilema dua sisi..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<27 Oktober 2011>

Gamang

Ku menimang gamang di ladang ilalang nan bergoyang di rembang petang takpun jua riang meminang tenang..

Ku buang berang di tengah gelombang pasang pun tak menerjang karang tuk hengkang ke belakang..

Ku di ambang bimbang tuk melalang rintang nan membentang di padang gersang dan kerontang..

titik terang hilang tak kunjung datang tuk ku pandang gemintang nan menjulang di awang-awang..

simpang selayang bayang menyandang gamang nan terpancang di rentang siang dan petang..

Owh Tuhan Sang Maha Penyanyang Kaulah Tiang ku berlinang di tiap goncang erang gamang nan bertandang di ruang lengang..

Sungguh ku kan tumbang dalam gelimpang gamang bila Kau tak menunjang goyang..

tenangkan aku dalam luang tenggang gelombang dengan wejang-Mu Tuhan..

~Suara<(D_D)>Hati~

By Danald Duckers

<31 Oktober 2011>

Linang Hati

seulas senyumku menguntum walau harum tak ranum terkulum legum..

binar tebiar nanar nan menjalar di lembar gusar tersasar belukar hambar tak berpijar..

asa merembah rasa gelisah di rongga dada ketika langkah lelah tuk menjamah anugerah indahnya dunia takpun cerah bahagia singgah memapah limpah karunia-Nya..

berwarsa-warsa sudah ku tadah segala buncah amarah jiwa walau lelah menggoyah langkah tiada ku hujah dunia tuk tetap tabah..

linang hati ini terendap di lembap tatap nan kian lelap terlalap gelap tak beratap ku berharap..

akankah kidungku terkatung kabung nan terselubung mendung dirundung murung tak berujung..

Entahlah..
sumpah ku tak kuasa menyangga daksa hanya bisa pasrah dan berserah pada-Nya..

hingga raga binasa tak bersukma laksana mega merona jingga di terpa senja tak bercahaya..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<3 November 2011>

Kemuning

Ayah.. dua warsa sudah kau telah tiada dalam aroma hari raya nan bahagia bersama..

Bukan ku tak rela kau bahagia di surga-Nya namun ku hanya merasa hampa kala ku terjaga tiada suaramu menggema di aula telinga..

kerinduan ini kau sembunyikan di dekapan kafanmu dan pertemuanku padamu tak dapat ku sandarkan di hadapan nisanmu..

kau rebahkan badan di sebrang lautan takpun ku mampu merasakan sentuhan pelukan di pelataran kuburanmu..

Ayah.. maafkan anakmu nan selalu merindukan bukan ku tak ikhlaskan kau berhadapan di pangkuan Tuhan..

Ku hanya merasakan kesepian di tengah kerinduan nan kian melambaikan angan senyuman keceriaan..

Ayah..rasakan linang hati ini bernyanyi di tepi
sunyi..

Kini hanya lukisanmu bersandar di dinding kuning..

kau laksana kemuning tak bergeming di tebing hening ku bersanding di ranting kering..

Met Hari Raya Idul Adha Ayah..

Maafkan segala Khilaf dan Salahku semasa kau bersamaku..

Semoga kau senantiasa bahagia berserta Cahaya-Nya surga..

Do'aku selalu menyertaimu di tiap waktuku..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<7 November 2011>

Pahlawan

Gugurmu adalah subur bumi pertiwi kami wahai para kesatria Negara indonesia tercinta..

Kau simbah darah di tanah merah merdeka berserta jiwamu nan tersirah tanah basah..

sumpah para pemuda meraba dada guna memujamu duhai para kesatria pembela bendera..

tiada kami rasa segar air kelapa tanpa kau melonggar sukma musnah di hujah penjajah..

Wahai Para Pahlawan sungguh kami tak layak makan dan merebahkan badan bila kami tak gerakan persatuan dan pembangunan nan telah kau korbankan dengan kematian..

takpun nan dapat kami hibahkan tuk membuktikan kecintaan selain PENGHORMATAN dan PENGHARGAAN untukmu Wahai PAHLAWAN..

Terima Kasih Kami nan telah berdiri di bumi pertiwi ini tuk tak pungkiri kaulah nan memberi kami menikmati negri karunia Illahi..

Kaulah Kesatria Sejati nan Mati di bumi pertiwi ini demi negri nan di cintai..

Kami ucapkan Selamat Hari Pahlawan..

Semoga Pengorbananmu
mendapatkan balasan kebahagiaan di Pangkuan Tuhan..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<10 Nopember 2011>

Denai Rindu

kau menegun embun berayun-ayun di rumpun daun mengalun laun tersapu bayu lalu..

ku terpaku pada denai rindu nan menderu kalbu tersaku di lajumu..

kau merujuk sejuk di pucuk lekuk hiruk tuk merajuk setumpuk serbuk di lubuk nan kian lapuk..

maafkan..
cendawan telah berguguran di pelataran taman nan kian tak bermekaran..

bukan ku melupakan kenangan biarkan perasaan berjalan tak berhaluan dengan kehampaan harapan..

kaulah lembaran silam nan menggoreskan jalinan dalam ketulusan dan kesetiaan nan rentan tertelan rintangan..

Biarlah Denai Rindu dahulu menderai haru hingga waktu berlalu melaju ke pintu cintamu nan semu..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<16 November 2011>

Pesona Jiwa

masihkah kau ragu pada cintaku nan berkaca di netra walau kau tau rindumu membelenggu kalbuku..

sedangkan paras lugasmu terkemas bias, lantas mengidas cemas di ruas batas lintas..

cobalah tela'ah
megahnya semesta tiadalah seindah mega di angkasa laksana
wajahmu singgah di netraku..

biru lautpun luput dari selaput mata panca indraku tuk menjumput kerut ragu serautmu nan berkabut kalut..

Duhai Juwita kaulah pesona jiwa nan bertahta dalam rasa tiada dusta tuk ku bicara bila kata tertera di mata..

kaulah indah di mata penggugah segala indra nan menggoyah pongah dunia..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<18 November 2011>

Bertahan

gumpalan perasaan kian meleburkan harapan nan tertelan haluan kehidupan..

ketika cobaan melemahkan keyakinan perjalanan masa depan nan melambaikan angan kehampaan..

Tuhan ampunkan aku
bukan kekufuran tuk ku ingkarkan pemberian nan kau gariskan..

aku hanyalah setetes air di lautan tuk mencurahkan keinginan nan tak sepadan dengan kemampuan badan..

aku jua cuma sebutir pasir di pesisir tuk mengukir getir nan hampir tersingkir desir fakir tuk berpikir..

Tuhan bentangkan jembatan tuk ku berjalan dan ingatkan bila
kesesatan meruntuhkan keimanan..

ku kan BERTAHAN dengan kekuatan Tangan-Mu Tuhan hingga harapan menghembuskan kebahagian..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<23 November 2011>

Menawan

melambungkan angan pada buaian rupawan nan menawan kian melambaikan dekapan keindahan..

kau tawarkan senyuman kedamaian dalam kegundahan harapan nan kian berguguran di taman tak bertuan..

pelabuhan kerinduan ku
sandarkan di belahan dahan cendawan nan
menantikan guyuran hujan..

Tuhan maafkan bukan ku menyekutukan dengan insan ku panjatkan permintaan jadikan Dia Khiasan Iman tuk kehidupan nan ku jalankan..

Ku ungkapkan perasaan nan Kau karuniakan di tiap nurani insan sebagai cerminan kebesaran-Mu Tuhan..

Sungguh ku tertawan akan kecantikan insan nan Kau ciptakan dan biarkan ku sandingkan dalam kebersamaan dengan kesucian ikatan tuk jalinan kebahagiaan..

ku inginkan kecenderungan dalam ketentraman pasangan nan Kau janjikan..

Berikan aku keyakinan tuk mendapatkannya dan ingatkan bila ku melupakan-Mu karena kecintaan pada insan..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<26 November 2011>

Selasa, 06 Desember 2011

Kesejatian

Kehadiran Perasaan menawarkan harapan percintaan insan dengan buaian ketulusan dan
kesetiaan..

Dengarkan dan perhatikan akan ku gambarkan
perumpamaan cendawan nan bermekaran di
selokan pinggiran jalan dan pelataran depan taman..

Walau ada perbedaan lahan pertumbuhan dan pembentukan nan membutuhkan kekekaran namun dengan kesamaan tiada bertahan dalam
kesuburan..

Keterujaan Cendawan bermekaran selepas guyuran hujan memberikan kesuburan dahan cendawan..

Kesejatian Perasaan insan bukan pada khiasan perkataan dan bualan dalam lisan namun
perbuatan nan
membuktikan
pengorbanan ketulusan dengan bertahan..

Tuhan menciptakan pasangan kehidupan dengan kesucian di jalan kebenaran tuk meningkatkan iman insan akan kebesaran Tuhan..


~Suara<(D_D)>Hati~


By : Danald Duckers