Penata Aksara

Rabu, 07 Desember 2011

Denai Rindu

kau menegun embun berayun-ayun di rumpun daun mengalun laun tersapu bayu lalu..

ku terpaku pada denai rindu nan menderu kalbu tersaku di lajumu..

kau merujuk sejuk di pucuk lekuk hiruk tuk merajuk setumpuk serbuk di lubuk nan kian lapuk..

maafkan..
cendawan telah berguguran di pelataran taman nan kian tak bermekaran..

bukan ku melupakan kenangan biarkan perasaan berjalan tak berhaluan dengan kehampaan harapan..

kaulah lembaran silam nan menggoreskan jalinan dalam ketulusan dan kesetiaan nan rentan tertelan rintangan..

Biarlah Denai Rindu dahulu menderai haru hingga waktu berlalu melaju ke pintu cintamu nan semu..

~Suara<(D_D)>Hati~

By : Danald Duckers

<16 November 2011>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon Berikan Kritik dan Saran Anda di Kolom Komentar ini Dengan Bahasa yang Sopan ya Gan..^_^

Silakan Click Judul Entri ini di Atas Gan..??

Salam <(D_D)>

Terima Kasih.